Rabu, 14 November 2012

PRINSIP-PRINSIP INOVASI UNTUK PENGEMBANGAN NILAI-NILAI AGAMA ANAK TAMAN KANAK-KANAK


PRINSIP-PRINSIP INOVASI UNTUK PENGEMBANGAN
NILAI-NILAI AGAMA ANAK TAMAN KANAK-KANAK

A.      SUBSTANSI PENGEMBANGAN INOVATIV
Ada beberapa inovasi dalam pendekatan pembelajaran, termasuk dalam mengembangkan nilai-nilai agama bagi anak TK , Inovasi yang dimaksud adalah :
1.      Pengalaman belajar
Pengalaman belajar tidak sama dengan penguasaan materi pelajaran , belajar timbul jika anak terlibat aktif dalam kegiatan belajar.
2.      Belajar aktif
Anak perlu diberi peluang  dan kesempatan untuk merasakan mnfaat dari pengalaman belajar.
3.      Belajar Proses (M Ansyar : 1993)
Kegiatan ini bias ditampilkan ,elalui ketrampilan proses seperti anak melakukan pengamatan, menghitung, mengelompokkan dan mengkomunikasikan secara verbal atas apa yang diamati.
B.      ESENSI PENDEKATAN DAN PENGEMBANGAN KOGNITIF
Peran orangrua dan guru adalah mengupayakan untuk mengembangkan cinta belajar pada anak, upaya yang dilakukan daam bentuk :
1.      Kasih saying, perlindungan dan perawatan
2.      Waktu yang diberikan kepada anak
3.      Lingkungan belajar yang positif
4.      Belajar bersikap adalah belajar bernilai
5.      Belajar moral diusia dini

1.      Prinsip developmentalliy appropriate practice( DAP)
Kelima upaya diatas didasarkan pada prinsip DAP. DAP adalah pengambilan keputusan secara professional tentang pengakuan keberadaan anak dan pendidikannya didasarkan atas pengetahuan tentang perkembangan dan belajar anak.
Yang perlu kita perhatikan  dalam melakukan pendekatan pembelajaran dalam pengembangan  adalah
1.      Sesuai dengan perkembangan anak
2.      Sesuai dengan minat
3.      Sesuai dengan kemampuan anak
4.      Sesuai dengan kebutuhan anak dengan lingkungannya
2.      Prinsip enjoyable
Yang perlu diperhatikan dalam melakukan inovasi pendekatan dan pengembangan nilai nilai agama adalah sbb:
1.      Berorientasi pada kebutuhan anak
2.      Belajar melalui bermain
3.      Kreatif inovatif
4.      Lingkungan kondusif
5.      Menggunakan pembelajaran terpadu
6.      Mengembangkan ketrampilan hidup
7.      Menggunakan berbagai media dan sumber belajar
8.      Pembelajaran yang berorientasi pada prinsip perkembangan anak
Ciri2 pembelajaran ini adalah :
a.      Anak belajar sebaik-baiknya dengan rasa aman dan nyaman
b.      Siklus belajar anak selalu berulang
c.       Anak belajar mealui interaksi social
d.      Minat anak dan keinginannya memotivasi belajarnya
e.      Perkembangan anak dan belajar anak harus memperhatikan perbedaan individual
f.        Anak belajar dari cara yang sederhana ke yang rumit
9.      Simulasi terpadu




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar