Rabu, 14 November 2012

Pengertian kecerdasan majemuk (multiple intelegency) adalah pendekatan perkembangan dalam belajar anak


Kecerdasan majemuk
Pengertian kecerdasan majemuk adalah pendekatan perkembangan dalam belajar yang ditandai anak tumbuh dan berkembang sebagai suatu keseluruhan, tidak hanya satu dimensi saja yang berkembang dalam suatu waktutertentu atau sebaliknya tidak semua dimensi memiliki kecepatan perkembangan yang sama.
Aspek-aspek kecerdasan majemuk menurut Garnier ada 8 ,yaitu:
1.       Kecerdasan verbal linguistic (verbal linguistic intelligent)
Anak –anak yang memiliki kemampuan menggunakan kata-kata dan bahasa dalam berbagai bentuk.
2.       Kecerdasan logika matematika (logical mathematical intelligent)
Anak yang memiliki kemampuan dalam ketajaman melihat pola dan melakukan pendekatan terhadap situasi secara logis
3.       Kecerdasan visual spasial (visual special intelligent)
Anak yang memiliki kemampuan memvisualisasikan berbagai hal dan memiliki kelebihan dalam hal berfikir melalui gambar.
4.       Kecerdasan Gerak Tubuh (bodily kinesthetic intelligent)
Anak yang memiliki kemampuan koordinasi  yang tinggi dalam gerak tubuh dan senang menyentuh segala sesuatu.
5.       Kecerdasan musical berirama (musical rithmic intelligent)
Anak yang peka terhadap bunyi-bunyi non verbal dalam lingkungan seperti: irama tinggi rendah suara, dan pola nada.
6.       Kecerdasan antar diri-intrapersonal (interpersonal intelligent)
Memiliki kepekaan dan mengerti akan oranglain.
7.       Kecerdasan dalam diri interpersonal (intrapersonal intelligent)
Memiliki kepekaan akan memiliki perasaan yang paling mendalam dalam diri sendiri, memiliki kelebihan dan kekurangan di sendiri.
8.       Kecerdasan alam natural (naturalistic intelligent)
Anak akan menjadi seorang pengamatlingkungan yang baik, menyadari yang terjadi akan perubahan dalam lingkungan, senang melakukan percobaan ,mengelompokkan benda dan menyayangi binatang.


Contoh kecerdasan logika matematika :
Kegiatan              : Permainan penambahan dengan berbagai macam benda.
Tujuan                   : Mengembangkan kemampuan logika matematika
Metode                               : Demonstrasi
Bahan/alat          kancing baju, biji-bijian atau bola kecil,
Langkah-langkah :

1.    Guru menyiapkan semua peralatan yang dibutuhkan
2.  Anak anak berjalan membentuk lingkaran dan masing-masing anak membawa bila dengan jumlah yang berbeda
3. Satu anak berjalan mengelilingi lingkaran sambil mendekati salah satu temanya dan menggabungkan bola yang dia pegang dengan bola temannya . kemudian kedua anak menyebutkan  jumlah bola yang digabungkan


4. Guru member pujian kepada anak yang dapat menyebutkan hasil penambahan
 



CONTOH  Sains


JUDUL :                                                BAUI DAN SEBUTKAN

Tujuan             :  Mengenali sesuatu dengan aroma nya: mencocokan aroma dengan gambar dan benda
Bahan  : 5 buah wadah kecil yang masing-masing dengan tutup , misalnya bekas wadah obat gosok atau bekas wadah plastic vitamin.
Berbagai benda/bahan berikut untuk dikenali aromanya:
1.      Jahe                      
2.      Bawang merah    
3.      Daun kemangi      
4.      jambu
5.      Jeruk
Cara :Simpan obyek yang akan dicium aromanya secukupnya saja ke dalam wadah yang telah tersedia lalu ditutup rapat.
Langkah-langkah :
Anak di tutup matanya menggunakan sapu tangan , membuka tabung dan mencium aroma benda yag disimpan didalam wadah lalu menutup kembali wadah.
Yakin dengan aroma yang diciumnya anak disuruh mencari gambar yang sesuai dengan aroma tadi dan diletakkan di atas wadah yang sesuai .
dan seterusnya . seluruh benda /bahan yang ada dikenali dengan cara seperti ini.
Diskusi :
Coba pilih wadah yang berisi buah ?
Bau apa yang kamu suka dan yang tidak kamu sukai.

STRATEGI PENGEMBANGAN NILAI-NILAI KEAGAMAAN DI TAMAN KANAK-KANAK


STRATEGI PENGEMBANGAN NILAI-NILAI KEAGAMAAN DI TAMAN KANAK-KANAK

Program kegiatan belajar mengajar mengenai nili-nilai agama secara terpadu terdiri dari:
1.      Program kegiatan belajar mengajar dalam rangka pembentukan aklak/perilaku, melalui pembiasaan yang terwujud dalam kegiatan sehari-hari di Tk.
2.      Program kegiatan belajarmengajar dalam rangka pengembangan dasar, melali kegiatan terpadu dan terarah
3.      Pembentukan kepribadian atau perilaku dan pengembangan kemampuan dasar melalui tema-tema dalam garis besar program kegiatan belajar.

A.      STRATEGI PENGEMBANGAN NILAI-NILAI KEAGAMAAN
Strategi yang diperlukan melalui program kegiatan :
1.      Kegiatan rutinitas
Yaitu kegiatan sehari-hari yang dilaksanakan secara yerus menerus namun terprogram dengan pasti.
Yang meliputi: member salam , mengucapkan dan menunjukan sikap berdoa dan pembiasaan mengucapkan doa masuk kelas, doa sebelum dan sesudah mengerjakan sesuatudan untuk kegiatan doa harian yang lainnya.
2.      Kegiatan terintegrasi
Yaitu kegiatan pengembangan materi nilai-nilai agama yang disisipkan malalui pengembangan bidang kemampuan dasar lainnya.
3.      Kegiatan khusus
Merupakan program kegiatan belajar yang berisi pengembangan kemampuan dasar nilai-nilai agama yang pelaksanaannya  tidak harus dimasukan atau tidak harus dikaitkan dengan pengembangan bidang kemampuan lainnya.
Misalnya untuk agama islam hafalan hadist, surat pendek ,praktek wudlu atau tayamum dan lain-lain.

HAKIKAT PENDIDIKAN Secara fillosofi hakikat pendidikan adalah membentuk pribadi anak


HAKIKAT PENDIDIKAN

Pendidikan pada umumnya adalah bimbingan dan arahaan yang berwujud pengaruhyang diberikan oleh orang dewasa kepada anak didik agar menjadi dewasa pikiran, perasaan, kemauan , umur, tingkah laku , sikap dan kepribadian atau dewasa dalam cipta , rasa dan karsa.

A.      Hakikat Pendidikan

 Secara fillosofi hakikat pendidikan adalah membentuk pribadi anaj menjadi dewasa yang berdiri sendiri dan tidak tergantung oleh orang lain.Pendidikan dimulai dengan kebiasaan, pada umumnya anak dapat dididik pada usia3-4 tahun, saat dimulainya pendidikan disebut batas awal/bawah dan batas akhir/atas  adalah ketika anak sudah dewasa + usia 24-30 th.

Terdapat 5 komponen pendidikan :
1.      Pendidik
Orang dewasa yang mampu mendidik anak
2.      Peserta didik
Anak yang akan dewasa yang akaan dididik agar menjadi orang dewasa yang mampu berdiri sendiri, tidak tergantung pada orang lain.
3.      Tujuan pendidikan
Kemampuan yang diharapkan dibentuk melalui kegiatan belajar
4.      Lingkungan
Tempat terjadinya pendidikan , yang dibagi menjadi 3 :
a.      Keluarga
Merupakan lembaga pendidikan yang pertama dan utama dalam masyarakat karena           dalam keluarga manusia dilahirkan dan berkembang hingga dewasa.
b.      Sekolah
Tugas dan tanggungjawab sekolah mengusahakan kecerdasan pikiran dan pemberian perbagai ilmu pengetahuan.
c.       Pendidikan masyarakat
5.      Alat pendidikan
Dalam GBHN tahun 1978 menyatakan bahwa pendidikan berlangsung seumur hidup dan dan dilaksanakan didalam lingkungan rumah tangga , sekolah dan masyarakat.

Disamping pendidikan berlangsung seumur hidup  pendidikan juga berlaku untuk siapa saja (education for all) yang artinya pendidikan wajib dinikmati oleh semua orang dengan tidak membedakan bangsa , suku bangsa, warna kulit, agama, status ekonomi kelurga, bahasa dan umur.  Yang sesuai dengan bunyi pasal 31 UUD 1945 yaitu tiap warga Negara brhak mendapatkan pengajaran.

B.      HAKIKAT MANUSIA
Hakikat manusia  yang berkaitan dengan pendidikan :
a.      Makhluk individu
Manusia seagai makluk individu  mempunyai kepribadian sendiri.
b.      Makhluk Sosial
Manusia yang harus hidup bersama tidak mungkin hidup sendiri.
c.       Makluk kesatuan psikofisik
Manusia yang sangat dipengaruhi fisiknya antara jiwa dan raga.
d.      Makhluk bermoral
Hakikat manusia itu mempunyai moral namun tinggi rendahnya itu tidak sama tergantung adanya pengaruh dari luar.
e.      Makluk religius
Manusia mengakui adanya Tuhan yang Maha Esa.
f.        Makluk Berfikir
Manusia yang diberi akal dan fikiran
g.      Makluk terampil
Manusia mempunyai ketrampilan untuk kelangsungan hidupnya.

Guru harus memandan g anak didik sebagai subyek pendidikan yang mempunyai ciri dan karakter sendiri-sendiri.
Anak usia 3-4 tahun biasanya egois dan pemikiran mereka lebih bersifat konkret.
Anak usia 5-6 tahun sudah mulai memahami hubungan logika dan arti yang sebenarnya.

C.      HAKIKAT PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Anak usia dini adalah anak yang berumur 0-6 tahun, sedang usia TK adalah 4-6 tahun.Batasan ini sesuai dengan undang-undang No20 Th 2003 tentang system pendidikan Nasional.
Anak usia Dini mengalami suatu proses perkembanganyang fundamentakl yang artinya pengalaman pada masa usia dini memberikan pengaruh yang membekas dan berjangka  waktu lama  sehingga melandasi proses perkembangan anak selanjutnya.

Menurut NAEYC (National AssosiationFor the Educational of Young Children) menyebutkan bahwa anak program usia dini adalah program pusat atau lembaga lain yang memberikan layanan sejak lahir sampai 8 tahun.

Menurut Undang-Undang No 20 tentang system pendidikan nasional pasal 28 , PAUD diselenggarakan sedbelum anak memasuki tingkat sekolah dasar.
Paud dalam pendidikan formal yaitu TK atau RA . Paud nonformal yaitu KB< TPA yang sederajat. Melalui PAUD fondasi kualitas manusia dapat dibentuk , meliputi moral, kecerdasan,






TEORI BELAJAR DI TK,,,Beberapa ciri belajar :


TEORI BELAJAR DI TK

A.      PENGERTIAN BELAJAR
Pada dasarnya belajar adalah proses perubahan yang terus menerus terjadi dalam diri individu  yang tidak ditentukan oleh keturunan, tetapi lebih banyak ditentukan oleh factor dari luar .

Beberapa cirri belajar :
a.      Belajar menyebabkan perubahan pada aspek-aspek kepribadian  yang berfungsi terus menerus . misalnya belajar membaca
b.      Belajar adalah pernuatan yang sadar oleh karena itu  peristiwa belajar selalu memiliki tujuan.
c.       Belajar terjadi melalui pengalaman yang bersifat individual,
d.      Belajar menghasilkan perubahan yang menyeluruh,  melibatkan keseluruhan tingkah laku.
e.      Belajar adalah proses interaksi bukan sekedar penyerapan yang berlangsungb tanpa usaha yang aktif dari individu yang belajar.
f.        Perubahab tingkah laku dari yang sederhana ke yang kompleks.

B.      TEORI BELAJAR
a.      Teori Thorndike (koneksionisme Bond Psikology) adalah seorang tokoh pendidikan yang menjadi  dasar belajar adalah asosiasi antara kesan panca indera dengan simpul untuk bertindak.
b.      Plavovionisme adalah Clasical conditioning penelitiannya kepada anjing , tokoh nya plavov teori disebut reflek bersyarat.
c.       Behaviorisme
Pelopornya Watson teorinya sarbon( stimulus and response Bond Theory0 secara reflek kalau ada stimulus timbul respon.

Faktor yang mempengaruhi belajar :
a.      Perhatian
b.      Penghargaa merupakan motif utama manusia
c.       Kreatif
d.      Peralatan yang lengkap
e.      Pemecahan masalah
f.        Menemukan sesuatu
g.      Anak yang bekerja dalam kelompok melatih diri

C.      TEORI PENDIDIKAN TK

Tokoh pendidikan TK :
a.      JJ Rousseau(1712-1778)
Lahir di jeneva swiss, tetapi sebagian besar hidupnya ada di perancis. Bukunya yang terkenal adalah Emile, pandangannya adalah proses pendidikan yang baik dan ideal dilakukan anak sejak lahir sampai dewassa.
b.      Johan Heinrich Pestalozzi (1746-1827)
Lahir di Zurich, swiss. Bukunya leonard and Gertrude, ia terkenal sebagai penulis dan pendidik.Pendidikan mengikuti sifat-sifat bawaan anak.Dasar pendidikannya  merupakan perpaduan yang serasi antara nature dan pendidikan praktis,
c.       Frederic Wilhelm Froebel(1782-1852)
Lahir di jerman , mengabdikan kehidupannya untuk mengembangkan suatu Garden of children atau  Kindergarten tahun 1937.
d.      Maria Montesorri (1870-1952)
Seorang dokter dan antropolog italia yang memiliki pemikiran dan berbagai metode pendidikan yang popular didunia., Ia sangat memperhatikan pendidikan anak yang terbelakang mental.Sekolah yang didirikan  Casa Dei Bambini atau rumah anak.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membelajarkan anak usia dini :
1.      Proses belajar pada kelompokbermain ditempuk dengan menggunakan pancaindera.
2.      Kebiasaan anak adalah suka bertanya . bentuk pertanyaan anak ada bermacam-macam : bertanya berdasarkan fakta , bertanya untuk minta ijin, bertanya dalam satu keputusan.
3.      Dalam belajar harus sesuai dengan tingkat kematangan mental anak. Kematangan tiap anak tidak sama  biarpun pada umur yang berbeda.




teori MODEL PENDIDIKAN DI TK


MODEL PENDIDIKAN DI TK

Tujuan model pendidikan di tk adalah agar visi dan misi pendidikan yang ingin dicapai dapat terlaksana.

A.      MARTHIN LUTHER (1483-1546)
Menganggap tujuan utama sekolah adalah mengajarkan  agama.

B.      Jean jaques rousseau (1712-1778)
Berpendapat tuhan menciptakan segalanya baik ,adanya campur tangan manusia menjadikannya jahat. Ia menyarankan kembali ke alam dam pendidikan bersifat ilmiah(naturalis), ia berharap dengan sifat ilmiah dapat menghasilkan dan memacu berkembangnya kualitas kebahagiaan, spontanitas dan rasa ingin tahu.

C.      JOHAN HENDRICK PESTALOZZY(1746-1827)
Dasar metodenya merupakan perpaduan yang serasi antara nature dan pendidikan praktis yaitu metode yang mengikuti nature dengan kata lain membimbing anak dengan perlahan dan dengan usaha anak sendiri yang bermula dari sense impression menuju ideabstrak.

D.     FREIDERICH WILHELM FROEBEL (1782-1852)
Menganggap pengenalan diperoleh melalui pengalaman. Kurikulum yang dirancang meliputi pekerjaan atau kegiatan , seni dan keahlian.

E.      KI HAJAR DEWANTARA(1889-1959)
Pandangannya adalah pembentukan  pribadi anak dilakukan oleh dasar (bakat) dan ajar (lingkungan).

F.       MARIA MONTESRRI (1870-1952)
Pandangan nya :
1.      Semua bentuk pendidikan adalah pendidikan diri sendiri, anak memerlukan kegiatan untuk menumbuhkan aktivitas pada anak.
2.      Pendidikan pedosentris
Anak memiliki bawaan , kemampuan dan perkembangan masing-masing.
3.      Masa peka
Pendidikan harus segera memberikan arahan yang berguna bagi anak.
4.      Anak yang memperoleh kebebasab dan selalu dapat berkembang dan tumbuh dengan baik.

G.     PENDIDIKAN ANAK USIA DINI MODEL WALDORF
Dikembangkan di eropa oleh Rudolf  steiner seorang pendidik, visionary dan ilmuwan besar, tujuannya pengasuhan yang artistic, spiritual dan intelektual,untuk mencapai potensi anak. Rudolf mempercayai pendidikan dalam pemikiran dan jiwa .Anak diajarkan sehingga  mereka menjadi artis, ilmuwan , penulis, tukang kayu, ahli matematika dan sebagainya.

H.     PENDIDIKAN ANAK USIA DINI MODEL BANK STREET
Bertujuan untuk mengembangkan kepribadian anak secara keseluruhan. Pendidikan ditekankan pada pemberian materi berdasarkan sesuatu yang nyata dan pendidikan yang layak bagi anak prasekolah dan metode pengajarannya yang penuh inspirasi dapat memperkenalkan suatu dimensi baru dan yang menyenangkan dalam pendidikan.

I.        PENDIDIKAN ANAK USIA DINI MODEL HIGH SCOPE
Berdasarkan ide perkembangan anak piaget, ada 3 cara :
1.      Melalui interaksi, mempelajari sesuatu dari manusia lain
2.      Pengetahuan fisik, mengetahui suatu sifat fisik suatu benda
3.      Logico mathematical, meliputi  pengetahua angka, serial , klasifikasi, waktu , ruang dan konservasi.
Pendidikan ini memandang anak sebagai pelajar aktif yang belajar dari kegiatan yang mereka rencanakan sendiri,laksanakan dan mereka merefleksikan.

J.        MOVING CLASS
Anak selalu dibiasakan untuk bergerak agar berkembang jiwanya, bersosialisasi dengan teman sebaya  , teman sekelasnya dan teman sepermainannya.

K.      INTERAKSIONIS
Anak selalu berhubungan dengan anak yang lain, jangan sampai anak menyendiri tetapi selalu berteman ,, Adanya hubungan ini mempengaruhi perkembangan pancainderanya.

L.       TINGKAH LAKU
Dalam interaksi anak mengetahui berbagai tingkah laku teman-temannya, Wujud kepribadian anak tergambar dalam tingkah lakunya.


     

Selasa, 30 Oktober 2012

Tanda anak kurang tidur

TAnda2 anak kurang tidur:


 1. Anak sulit dibangunka di pagi hari

2. Anak sulit berkonsentrasi di siang hari

3. Anak sering tertidur dikelas

4. Anak jadi hiperaktif

5. Anak rewel di usia TK

6 mood buruk saat remaja

Hargai jerih payah anak


sebagai orangtua anda tak perlu berlebihan dalam berusaha menanamkan rasa percaya diri pada anak . Yang penting adalah anda tidak pernah lupa untuk menghargai setiap keberhasilan yang anak-anak capai, sekalipun untuk hal-hal sepele yang ada dirumah


Misalnya, jika anak telah mau membantu anda membersihkan rumah , hargai bantuannya dan ucapkan terimakasih. Perlihatkan kepadanya ia sudah sangat membantu  dan meringankan beban anda . Ingat tuuan anda adalah ingin membesarkan anak yang akan tumbuh dewasa dengan bekal keuletan dan ketabahan , bukan menjadi seorang yang manja.